"WELCOME TO MAPADOKS WEBSITE; PLEASE TO MEET YOU GUYS"

Selasa, 11 Desember 2012

Pengmas MAPADOKS




Mahasiswa pecinta alam kedokteran Mapadoks Unissula mengadakan pengobatan masal yang di pusatkan di SD Bakalan,  Kelurahan Klakah, Kecamatan Selo Boyolali baru baru ini. Menurut Nurul Rofiah anggota Mapadoks mengatakan bahwa pengobatan masal dilakukan sebagai salah satu rangkaian milad Fakultas Kedokteran Unissula yang ke 49 serta mendukung program tri darma perguruan tinggi di bidang pengabdian masyarakat.

Dalam pengobatan massal kali ini mereka sengaja memilih lokasi di desa tertinggi di lereng Merapi yaitu dusun Sumber dan Bakalan yang merupakan lokasi yang terkena dampak letusan gunung  Merapi. Terlebih kedua desa tersebut fasilitas kesehatannya masih kurang memadahi. Hal inilah yang melatarbelakangi kegiatan ini dilaksanakan di dusun Sumber dan Bakalan. Pengobatan masal tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa tetapi juga para dokter dan dosen yang kompeten. Selain pengobatan masal Mapadoks juga mengadakan penyuluhan dari anak SD juga kepada ibu- ibu, selain itu di malam harinya akan mengadakan silaturahmi dan pengajian dengan masyarakat setempat.

Masih menurut Nurul Mapadoks sebagai wadah organisasi pecinta alam di Fakultas Kedokteran Unissula yang berorientasi pada tim bantuan medis yang telah berpengalaman  dalam banyak kegiatan bantuan medis dalam berbagai bencana nasional seperti letusan  Merapi, gempa Jogja, Gempa Padang, Tsunami Aceh dll. Mapadoks ingin selalu dekat dengan masyarakat karena sebagai calon dokter nantinya akan bekerja mengabdi pada masyarakat di bidang kesehatan.


Profil Mapadoks

PROFIL ORGANISASI


Tim Bantuan Medis MAPADOKS Fakultas Kedokteran UNISSULA berdiri pada tanggal 24 April 1984 di puncak Gunung Lawu. Didirikannya organisasi ini dilatarbelakangi dilatarbelakangi keinginan besar untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa Fakultas Kedokteran di Bidang Kepecinta alaman dan medis praktis.

Tim Bantuan Medis MAPADOKS merupakan wadah bagi para anggotanya untuk melaksanakan amanat kemanusiaan dan pengabdian masyarakat. Melalui organisasi ini juga para mahasiswa kedokteran dalam tingkat lokal mencoba untuk memberikan kontribusi yang nyata dalam membantu menyelesaikan permasalahan sosial kemasyarakatan. Ini terbukti dari kegiatan-kegiatan riil seperti bakti sosial, penanganan bencana alam, dan lain sebagainya.

Pendirian TBM MAPADOKS juga diorientasikan untuk menyediakan tenaga medis bagi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, para event organizer, kelompok pecinta alam dan masyarakat umum. Kini TBM MAPADOKS telah memiliki 420 anggota/personil dari mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISSULA